Basis data
PENGERTIAN BASIS DATA
Basis data adalah :
·
Himpunan kelompok data yang saling terhubung dan
diorganisasi sedemikian rupa supaya kelak dapat dimanfaatkan kembali secara
cepat dan mudah.
- Kumpulan data dalam
bentuk file/tabel/arsip yang saling berhubungan dan tersimpan dalam media
penyimpanan elektronis, untuk kemudahan dalam pengaturan, pemilahan,
pengelompokan dan pengorganisasian data sesuai tujuan.
PENGERTIAN SISTEM BASIS DATA
Sistem basis data adalah sistem yang terdiri atas
kumpulan tabel data yang saling berhubungan dan kumpulan program yang
memungkinkan beberapa pemakai atau program lain untuk mengakses dan
memanipulasi tabel tabel data tersebut.
FUNGSI
BASIS DATA
Fungsi basis data (database) yaitu :
1. Mengelompokkan data, sehingga lebih mudah
diidentifikasi, mudah digunakan dan dipahami penggunanya. Sebagai contoh adalah
peranannya bagi sebuah rumah sakit untuk mengelompokkan dan mengakses kembali
data-data dari para pasiennya.
2. Mencegah duplikasi dan
inkonsistensi data. Pada dasarnya jika data yang diinput sudah ada dalam database
maka komputer akan langsung menginformasikan kepada pengguna bahwa data
tersebut sudah pernah diinput, sehingga menghindari duplikasi data.
3. Mempermudah dalam akses,
menyimpan, mengedit dan menghapus data.
4. Menjaga kualitas data
dan informasi, sehingga data tetap sama pada saat input maupun setelah input,
data juga tidak rusak atau hilang selama penyimpanan di database.
5. Solusi dalam penyimpanan
data konvensional yang memakan banyak ruang. Penggunaan
database jadi lebih praktis, karena memungkinkan sebuah file disimpan secara
digital, sehingga mengurangi penggunaan kertas dalam jumlah banyak.
6. Mendukung kinerja
aplikasi yang membutuhkan ruang penyimpanan data sehingga bisa berfungsi secara
optimal.
JENIS - JENIS BASIS DATA
Beberapa jenis-jenis
basis data :
- Operational
Database
Database jenis ini mampu menyimpan data secara
rinci untuk mendukung operasional suatu organisasi dan berisi informasi yang
dapat diakses oleh seluruh bagian dari organisasi tersebut.
Operational Database juga biasa dikenal sebagai
subject area database (SADB), database transaksi (transaction database), maupun
database produksi (production database).
- Relational Database
Merupakan jenis database yang paling umum
digunakan. Dalam relational database ini data disimpan dalam berbagai tabel
data yang saling terhubung. Pengguna dapat mengakses dan mencari informasi
secara bersamaan dengan menggunakan tabel yang berbeda.
- Distributed
Database
Database ini berfungsi menyebarkan informasi,
membagikan atau mendistribusikan data secara menyeluruh, namun tetap
berhubungan satu sama lain dan masih bisa diakses secara bersamaan. Biasa
digunakan untuk perusahaan yang memiliki cabang.
- Eksternal Database
Database ini banyak digunakan untuk kepentingan
komersial. Biasanya bersifat publik sehingga memungkinkan semua orang untuk
mengaksesnya.
SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA (DATABASE MANAGEMENT SYSTEM)
Sistem manajemen basis data (Database
Management System) adalah suatu sistem atau software yang dirancang untuk
mengelola suatu basis data, yang memungkinkan para pemakai membuat, memelihara,
mengontrol, dan mengakses basis data dengan cara praktis dan efisien.
Database
Management System (DBMS ) akan mengakomodasikan berbagai macam pengguna yang
memiliki kebutuhan akses yang berbeda-beda. Pada umumnya DBMS menyediakan
fitur-fitur yang memungkinkan data dapat diakses dengan mudah, cepat dan aman.
BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER
PENGERTIAN BAHASA
PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman merupakan sebuah perhimpunan dari aturan
sintaks dan semantik yang tugasnya untuk mendefinisikan program
komputer. Seseorang yang bisa
memahami bahasa pemrograman dapat menentukan mana data yang akan di simpan /
diteruskan, data mana yang akan di olah, dan langkah apa saja yang harus di ambil
dalam berbagai situasi.
FUNGSI BAHASA
PEMROGRAMAN
Fungsi dari bahasa pemrograman adalah
untuk memerintahkan sebuah komputer agar bisa mengolah data sesuai dengan yang
di inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut bisa berupa aplikasi ataupun program khusus, contonya seperti lampu lalu
lintas. Antara lampu merah, kuning, dan hijau memiliki urutan dan jeda waktu
yang berbeda, sehingga para pengendara tahu kapan harus berhenti dan kapan
harus jalan.
PENGELOMPOKAN BAHASA PEMROGRAMAN
• Object
Oriented Language : contohnya adalah Visual C, Delphi, Visual dBase,
Visual FoxPro.
• Low Level
Language : contohnya adalah bahasa Assembly.
• Middle Level
Language : contohnya adalah Bahasa C.
• High Level
Language : contohnya Basic dan Pascal.
CONTOH BAHASA PEMROGRAMAN
1.
HTML/CSS
2.
JavaScript
3.
PHP
4.
C + +
Tidak ada komentar:
Posting Komentar